Info Wisata dan Travel? Cuma di Infotravell.com

Raja Ampat, Kepingan Surga di Tanah Yang Kaya

23

INFOTRAVELL.COM. Raja Ampat, Kepingan Surga di Tanah Yang Kaya. Itulah judul yang saya berikan untuk tulisan kali ini. Kenapa saya memilih judul itu? alasan pertama adalah karena keindahan dan ke-eksotisan dari pulau yang merupakan bagian dari Pulau Kepala Burung Papua ini begitu indah dan memukau mata.

Alasan kedua adalah karena terdapat banyak sekali destinasi wisata yang sangat mempesona dan layak sekali untuk dikunjungi bila sudah berada di Raja Ampat. Alasan ketiga adalah biaya untuk mengunjungi Raja Ampat bisa digolongkan kedalam harga yang ‘Mahal”.

Sejarah

Dilansir dari Wikipedia Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

Menurut masyarakat nama Raja Ampat setempat berasal dari seorang wanita yang menemukan tujuh telur. Empat butir di antaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang berpisah dan masing-masing menjadi raja yang berkuasa di Waigeo, Salawati, Misool Timur dan Misool Barat. Sementara itu, tiga butir telur lainnya menjadi hantu, seorang wanita, dan sebuah batu.

Masyarakat Kepulauan Raja Ampat umumnya nelayan tradisional yang berdiam di kampung-kampung kecil yang letaknya berjauhan dan berbeda pulau. Mereka adalah masyarakat yang ramah menerima tamu dari luar, apalagi kalau kita membawa oleh-oleh buat mereka berupa pinang ataupun permen. Barang ini menjadi semacam ‘pipa perdamaian indian’ di Raja Ampat. Acara mengobrol dengan makan pinang disebut juga “Para-para Pinang” seringkali bergiliran satu sama lain saling melempar mob, istilah setempat untuk cerita-cerita lucu.

Potensi Wisata

Kepulauan Raja Ampat merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini.

” Kepulauan Raja Ampat yang terletak di ujung paling barat Pulau Papua, sekitar 50 mil sebelah barat laut Sorong, mempunyai kawasan karang terbaik di Indonesia. Sekitar 450 jenis karang sempat diidentifikasi selama dua pekan penelitian di daerah itu.” kata Dr John Veron, ahli karang berpengalaman dari Australia.

Pulau Misool menjadi jalur lintasan hewan-hewan besar seperti ikan paus dan gurita. Foto dari weird-tales.com/IDN Times

Spesies yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan pari Manta. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Pari Manta yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.

Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian).

Baca Juga :

Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung.

Di kawasan gugusan Misool ditemukan peninggalan prasejarah berupa cap tangan yang diterakan pada dinding batu karang. Uniknya, cap-cap tangan ini berada sangat dekat dengan permukaan laut dan tidak berada di dalam gua. Menurut perkiraan, usia cap-cap tangan ini sekitar 50.000 tahun dan menjadi bagian dari rangkaian petunjuk jalur penyebaran manusia dari kawasan barat Nusantara menuju Papua dan Melanesia.

Sisa pesawat karam peninggalan Perang Dunia II bisa dijumpai di beberapa tempat penyelaman, seperti di Pulau Wai.

Akses dan Biaya Raja Ampat

Berangkat dari Jakarta menuju Sorong, Papua Barat. Raja Ampat dapat dicapai dengan pesawat dari Jakarta atau Bali ke Sorong via Makassar atau Ambon dan Manado. Penerbangan memakan waktu kurang lebih 6 jam. Sampai di Sorong, wisatawan harus menyeberang ke Raja Ampat. Pilihannya menggunakan kapal laut atau pesawat.

Wisatawan dikenakan Tarif Layanan Pemeliharaan Lingkungan (TLPL) yang dipatok Rp 500.000 per orang untuk wisatawan nusantara dan Rp 1 juta per orang untuk wisatawan mancanegara.

Untuk penginapan di Raja Ampat ada banyak pilihan jenis akomodasi seperti hotel, resor, dan homestay. Namun, perlu diketahui, Raja Ampat adalah daerah kepulauan, dengan total 1.864 pulau. Jika ingin berwisata alam di Raja Ampat, Anda membutuhkan kapal motor island hopping.

Nah. bagi kamu semua yang ingin berkunjung ke Raja Ampat tapi tidak memiliki pengalaman berlibur disana, kamu dapat menghubungi rekan Infotravell.com. Rekan kami akan membantu kamu dalam menyiapkan segala sesuatunya.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi :

Renny Febrin Ginting
0853-6345-6227
Jadikan Perjalanan-mu Menyenangkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.